"Siap (dikonfrontir dengan Tama), siap dipertemukan," kata Toriq di Polres Jakarta Selatan , Jalan Wiyaja II, Jakarta, Rabu (21/7/2010).
Torik mengaku menggandeng pengacara top, Hotma Sitompoel, karena merasa mulai tersudutkan oleh pemberitaan yang beredar.
"Bisa jadi seperti itu, Pak. Karena takutnya jadi kayak gimana," ujar pria yang berprofesi sebagai sopir ini.
Dalam kesempatan itu, Toriq menegaskan, waktu kejadian pada 8 Juli dinihari, dia menumpang mobil Avanza warna silver, bukan mobil Kijang Innova silver.
Ia juga membantah sempat menodongkan senjata api. "Saya sama sekali tidak punya senjata api. Sangat menyakitkan itu," kata pria 25 tahun itu.
(aan/nrl)











































