“Menurunnya kelulusan tahun ini menjadi fokus kami. Komisi akan membuat panitia kerja (panja) khusus untuk mengetahui kualitas guru di DKI,” ujar Ketua Komisi E DPRD DKI Firmansyah kepada reporter detikcom di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (21/7/2010).
Tingkat kelulusan pelajar SMA dan SMK pada ebtanas tahun ajaran ini berkisar 90,67 persen, turun dari 95,8 persen pada namun tahun 2009. Sementara anggaran sektor pendidikan diusulkan Pemprov DKI Jakarta naik dari Rp 5,95 triliun menjadi Rp 7,08 triliun per tahun untuk peningkatan kesejahteraan guru.
Menurut Firmansyah, usulan untuk membentuk panja sudah disetujui oleh pimpinan DPRD DKI Jakarta. Panja segera dibentuk setelah APBD Perubahan tahun 2010 disetujui.
“Nanti panja akan membuat tes bagi guru untuk mengetahui kompetensi dan kemampuan sesuai bidangnya masing-masing. Jangan cuma murid yang dipaksa belajar tapi kualitas gurunya belum tentu baik,” tambah politisi dari Partai Demokrat ini.
Bagi guru yang dianggap kurang memiliki kompentensi, nantinya diserahkan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Tindak lanjutnya bisa berupa sanksi atau pelatihan untuk meningkatkan kemampuan guru yang bersangkutan.
“Jangan sampai kesejahteraan ditingkatkan tapi kualitasnya masih kurang yang berakibat menurunnya kualitas pendidikan siswa,” tutupnya.
(her/lh)











































