"Kami meminta kasus premanisme dalam bentuk apapun ini ada penegakan hukumnya," kata Rieke usai diperiksa di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (21/7/2010).
Rieke menceritakan, saat kejadian beberapa orang masuk dan menghina dirinya dengan kasar. Tak hanya itu, Rieke dituduh mengadakan pertemuan PKI.
"Saat itu terjadi pengusiran, pengecaman dan saya dicaci maki. Kemudian kami dituduh menyebarkan ajaran komunis. Itu sama sekali tidak benar" ungkap Rieke.
(ape/lh)











































