Usaha perampokan ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat 12 persen wilayah di Jakarta mati listrik. Pelaku yang belakangan diketahui bernama KGSM Zaidan (29), datang berjalan kaki saat petugas keamanan sedang menyalakan genset di bagian belakang gedung.
Awalnya Zaidan mengaku ingin bertemu dengan petugas customer service bank tersebut untuk menanyakan soal deposito. Namun, sebelum melakukan itu, dia pergi ke toilet terlebih dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak mampu berbuat banyak, petugas CS tersebut kemudian naik ke lantai dua untuk menunjukkan lokasi penyimpanan uang. Setelah berhasil mengambil senilai Rp 200 juta, pegawai tersebut kemudian dilepaskan.
Di saat yang sama, ada dua nasabah yang sedang menunggu transaksi perbankan di lantai dasar. Melihat si pelaku sedang lengah, mereka langsung lari.
"Di bawah ada dua nasabah, pas kejadian langsung lari ke luar karena takut kayaknya," tambah Ani.
Menurut Ani, polisi sudah memeriksa beberapa pegawainya terkait kasus ini. Termasuk sang customer service yang sempat disandera.
(mad/nrl)










































