Peserta unjuk rasa siang ini, Rabu (21/7/2010), hanya puluhan orang saja. Aksi dimulai dengan long march dari Lapangan Merdeka menjuk Kantor DPRD Sumut yang berada Jl. Imam Bonjol Medan. Sepanjang jalan mereka membagi-bagikan selebaran berisi pernyataan sikap kepada pengendara yang sedang melintas.
Setibanya di halaman Kantor DPRD Sumut, mereka membentang poster kecaman terhadap ulah spekulan yang mempermainkan harga semboko menjelang Ramadhan. Setelah itu menghadiahi kalung berupa rangkaian bawang, cabai merah dan plus lampu teplok kepada anggota Komisi D DPRD Sumut, M. Nasir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenaikan harga bahan pokok dipasaran tidak terlepas dari imbas kenaikan TDL. Kami mendesak pemerintah meninjau ulang kenaikan TDL," kata Juanda.
Sementara anggota Komisi D DPRD Sumut, M. Nasir mengatakan, pemerintah dan DPRD tidak berdiam diri. Sedang direncanakan operasi pasar besar-besaran yang di sejumlah kabupaten kota di Sumut.
"Jika memungkinkan, akan ada operasi pasar murah semboko di tiap kabupaten, rencana ini sedang di bahas anggota dewan," kata Nasir.
(rul/lh)










































