Pria berumur 29 tahun ini nekat meninggalkan lokasi perampokan tanpa mengendarai mobil atau motor apapun. Bukannya mengebut, dia kabur dengan jalan kaki setelah membawa uang Rp 200 juta.
"Seorang laki-laki kelahiran 1981 masuk ke Bank Mega Syariah. Bukan perampokan tapi percobaan perampokan karena nggak jadi," ujar Kapolsek Gambir Kompol Yossy Runtukahu kepada detikcom, Rabu (21/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu, dia suruh customer service-nya masukin duit ke tas yang sudah dia sediain," jelasnya.
Setelah uangnya terkumpul, perampok tersebut kabur. Herannya perampok sama sekali kabur tidak menggunakan kendaraan apapun. Dengan penuh percaya diri, perampok berjalan kaki keluar dari bank tersebut.
"Dia nggak naik apa-apa. Jalan kaki. Kebetulan ada anggota saya lagi di lapangan. Ada informasi kita langsung bergerak," jelasnya.
Menurut Yossy, awalnya pelaku melawan dan menyerang petugas. Peluru panas pun terpaksa dikeluarkan ke arah kaki kiri pelaku. Namun pelaku masih bisa bergerak dan mencoba melarikan diri.
"Masih mencoba kabur, kita lumpuhkan lagi di kaki kanan. Belum bisa juga. Sekali lagi di kaki kanan. Jadi sekali di kaki kiri dan dua kali di kaki kanan," ungkapnya.
Pelaku akhirnya ditangkap dan ditahan di Polsek Gambir. Polisi masih terus memeriksa pelaku apakah memang membutuhkan duit atau orang stres karena berani merampok dengan jalan kaki.
"Modusnya belum tahu apakah butuh duit atau orang stres. Kita juga masih kembangkan sementara ini dia sendirian," tukasnya.
(gus/lh)











































