"Sudah diperiksa 18 pertanyaan terkait kronologi kejadian dan hal-hal yang menjadi materi pelaporan," kata pengacara Rieke, Arteria Dahlan usai pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (21/7/2010)m
Menurut Arteria, pihaknya sangat menyayangkan adanya tindakan pembubaran paksa oleh sejumlah ormas. Padahal, pertemuan itu tidak terkait dengan PKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Rieke menyampakan bahwa apa yang dilakukannya di Banyuwangi bukanlah tindakan kriminal. Rieke hanya menyayangkan jika tindak kekerasan masih dipakai dalam kehidupan demokrasi.
"Kalau secara pribadi saya merasa bahwa kami ini memperjuangkan demokrasi tapi kemudian sering mengalami tindak kekerasan," kata Rieke.
(ape/fay)











































