"Air baku yang masuk ke Jakarta dari barat berasal dari sungai Ciujung, di situ kita akan direncanakan dibangun waduk," kata Menteri PU Djoko Kirmanto usai seminar bertajuk 'Defisit Air di Depan Mata' di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (21/7/2010).
Sementara dari arah timur, air baku untuk Jakarta berasal dari Waduk Jatiluhur. Air yang terkumpul di sana rencananya akan langsung diolah menjadi air bersih dan air minum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain krisis air bersih dan air minum, pria berambut putih ini juga mengingatkan ancaman penurunan permukaan tanah Jakarta akibat penggunaan air tanah yang sudah sangat berlebihan. Penurunan yang terjadi tiap tahun semakin membuat Jakarta rawan banjir.
"Lama kelamaan air asin akan masuk dan lingkungan kita rusak. Perlu kerja sama dan keterpaduan semua pihak untuk mengatasinya," sambung Djoko.
(lh/mad)











































