"Yang ada malah Parman yang telepon saya. Waktu itu dia, pas lagi memeriksa Ari Muladi. Dia telepon saya mau tanya tanggal-tanggal penyerahan duit ke Ari Muladi," terang Anggodo usai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/7/2010).
Saat percakapan telepon itu, Anggodo mengaku malah menawarkan Parman untuk membuat kronologis soal penyerahan uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggodo juga mengaku tidak pernah memberikan sketsa lokasi penyerahan kepada Parman. "Nggak ada, yang ada cuma nanya tadi," imbuhnya.
Sebelumnya Informasi beredar, Anggodo yang mengontak Parman. Saat itu kontak dilakukan sekitar Agustus 2009. Anggodo meminta Parman mengubah BAP-nya dan mengirimkan gambar sketsa.
(mok/ndr)










































