"Polisi gamang menindak. Kita harus akui," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang dalam diskusi yang digelar Dewan Pers, di Jakarta Media Center, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (20/7/2010).
"Ada doktrin di kepolisian, melakukan suatu tindakan harus meminimalkan jatuhnya korban. Banyak kawan-kawan kami melihat situasi ini membuat prediksi di lapangan. Jika dilakukan maximum force, korban bisa berjatuhan," imbuh Edward.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Massa yang mengatasnamakan agama, parpol, dan sebagainya tidak boleh seenaknya. Massa yang memboceng simbol-simbol tertentu tidak boleh bebas dari hukum," tegas jenderal bintang dua ini.
(lrn/rdf)











































