Bantahan janda Alex Chapman itu dia tulis dalam akun Facebooknya. Dia menulis dalam bahasa Inggris,"This is an absolute lie." Tak lupa dia menaruh link New York Post (NYT) yang pertama kali menuliskan kabar itu dengan judul "Sexy Russian spy Anna Chapman scheming to sell her story" yang termuat di halaman 6.
Sementara itu, facebooker bernama Nikita Halyavin menulis di wall Anna Chapman. "Anna Chapman berpendapat bahwa itu adalah dusta. Namun, ketika kita meminta wawancara dengan PR-nya, ia benar-benar butuh uang," tulisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Anna tak hilang akal. Dia mencoba meminta bantuan temannya untuk mencarikan deal tersebut. Anna bahkan menuntut uang pembayaran dirinya kelak dibayarkan ke rekening Bank Swiss milik temannya.
Beberapa sumber mengatakan, keputusan Anna menjual kisah hidupnya ini dikarenakan Anna telah kehilangan sumber penghasilannya semenjak tertangkap oleh pemerintah AS.
(nrl/gah)











































