"Mungkin untuk menghilangkan bekas bisa di atas 6 bulan," ujar Menkes usai membesuk Ido di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta, Selasa (20/7/2010). Saat membesuk Ido, Menkes memberikan mainan mobil-mobilan warna merah dan kereta api.
Menkes sudah berkomunikasi dengan dokter yang merawat Ido di RSCM. Operasi plastik terhadap Ido akan dilakukan sambil menunggu perkembangan kesembuhan balita itu.
"Yang pasti kita akan lakukan perawatan supaya wajahnya membaik. Secara teknik adalah cara untuk bagaimana memudarkan bekas-bekas luka di muka," kata wanita kelahiran 1 Februari 1955 itu.
Menkes memastikan lagi jika biaya pemulihan muka Ido ditanggung Pertamina dan Kemenkes.
Sementara untuk mengobati luka psikologis Ido, Menkes masih akan membahasnya lagi dengan pihak terkait. "Yang pasti pemerintah memberikan jaminan dan santunan baik dari BUMN maupun Kemenkes," tutup Menkes.
Ido menarik perhatian setelah dibawa ibunya ke lingkungan Istana Negara pada Senin kemarin. Bocah itu menjadi korban pada 24 Maret di Bojonegoro. Ayah bocah itu juga menderita luka parah.
(nik/nrl)










































