"Jasa-jasa beliau sangat besar, jadi kami berpendapat beliau sangat layak mendapat penghormatan sehingga namanya kita usulkan jadi nama jalan," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Lulung Lunggana kepada wartawan di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/7/2010).
Lulung mengusulkan nama Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, diganti dengan nama almarhum yang pernah menjabat sebagai mantan ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) dan mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usulan untuk menjadikan Idham Chalid menjadi nama Jalan tersebut telah dibahas dan disetujui dalam fraksi PPP DPRD DKI. Ketua DPRD DKI pun telah dimintai persetujuan terkait hal tersebut.
"Fraksi PPP sudah mengajukan usulan kepada pimpinan DPRD DKI, selanjutnya, surat tersebut akan disampaikan ke Gubernur DKI," tutupnya.
Idham Chalid lahir di Satui, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada 2 Agustus 1921. Beliau pernah menjabat Ketua Nahdlatul Ulama pada tahun 1956-1984. Selain itu beliau beberapa kali menjabat sebagai menteri serta duduk sebagai ketua DPR dan MPR. Tokoh Nahdliyin ini meninggal di Jakarta tanggal 11 Juli 2010 dalam usia 88 tahun.
(her/irw)











































