"Kita akan panggil Ketua PPATK (Yunus Husein) Senin depan. Kita akan klarifikasi kebocoran-kebocoran data yang dimiliki oleh PPATK," ujar anggota komisi III DPR, Bambang Soesatyo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/7/2010).
Ketua PPATK dijadwalkan akan dipanggil sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Selanjutnya Komisi III DPR akan memanggil Kapolri beserta jajarannya pada hari yang sama mulai pukul 14.00 WIB. Pertemuan itu akan membahas soal rekening gendut perwira polisi.
"Sesudah itu kita akan bertemu dengan Kapolri terkait rekening gendut," kata Bambang.
Menurut Bambang, selama ini data PPATK yang kerap bocor hingga sampai ke masyarakat terlihat dipilih-pilih. Bambang berharap agar PPATK mau mengungkap semua transaksi yang dianggap mencurigakan.
"Kalau betul jadi lembaga yang memberantas korupsi seharusnya semua, jangan dipilah-pilah," ucap Bambang.
Bambang menambahkan, PPATK memiliki data transaksi periode 2005-2006 namun tidak semuanya yang diungkap ke publik. Seperti rekening milik perwira polri yang tidak semuanya diungkap.
"Kalau konsisten, PPATK punya data 2005-2006 tapi yang keluar dipilih-pilih menurut momen. Misal yang berhadapan dengan Susno, seperti Mathius Salempang, Budi Gunawan. Tapi perwira lain yang paling bengkak rekeningnya ambil contoh mantan kapolri dulu atau kapolda dulu kan ratusan miliar rekeningnya," tutupnya.
(ddt/fay)










































