"Nggak ada itu kita mau gabung ke PDIP. PKB tetap eksis menjadi PKB dan kita optimis akan lolos PT yang kita usulkan 2,5 persen," ujar Marwan kepada detikcom, Senin (19//7/2010).
Menurut Ketua FPKB DPR ini, partainya belum memiliki rencana untuk masuk dan mendukung gagasan konfederasi. PKB lebih sreg dengan pola koalisi yang saat ini dijalin bersama PD, tanpa menjadi partai sayap PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marwan mengaku kecewa dengan statement Lily Wahid. Sebagai kader, seharusnya Lily patuh dan menghormati semua keputusan partainya. "Masa kader tak percaya dengan partainya," keluhnya.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB Lily Wahid pesimis partainya bisa lolos Parliamentary Trheshold (PT) 5 persen dalam Pemilu 2014 mendatang. Lily mengusulkan kemungkinan PKB bergabung dengan PDIP.
"PKB tidak akan sampai 5 persen dan saya berpikir lebih baik PKB bergabung dengan PDIP. Sebab yang partai agama sudah ada PKS dan PAN, dan PKB tidak bisa masuk," ujar Lily kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/7/2010).
Lily menyampaikan bahwa indikasi kuat PKB akan ikut konfederasi parpol. Lily sudah tidak melihat lagi masa depan PKB yang cerah dengan konflik berlanjut dan kepemimpinan yang seperti saat ini.
"Saya yakin kalau Muktamar 2013, suara PKB akan hilang dan PKB akan ikut dengan partai lain atau ikut konfederasi," keluhnya.
(van/yid)











































