Adik Alif Kuncoro Konsultan Pajak Bumi Resources

Kasus Mafia Pajak

Adik Alif Kuncoro Konsultan Pajak Bumi Resources

- detikNews
Senin, 19 Jul 2010 15:21 WIB
Adik Alif Kuncoro Konsultan Pajak Bumi Resources
Jakarta - Imam Cahyo Maliki, adik Alif Kuncoro, memberikan Kompol Arafat sebuah motor Harley Davidson. Hal ini dilakukan Arif agar adiknya tidak dijadikan tersangka dalam kasus pajak Gayus Tambunan.

Awalnya proses pemberian itu terkait penyidikan kasus pajak Gayus Tambunan, Kompol Arafat melakukan pemeriksaan pada Imam Cahyo Maliki. Hal ini terkait transfer uang Rp 25 juta dari rekening Imam ke rekening Gayus.

Saat itu Arafat mengancam bisa menjadikan Imam, yang merupakan konsultan pajak Bumi Resources ini sebagai tersangka karena memberikan gratifikasi pada Gayus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Uang transfer itu bisa dikategorikan sebagai gratifikasi. Kaitannya dengan pekerjaan Imam sebagai auditor perusahaan dan pernah memperkenalkan kliennya yakni Perusahaan Bumi Resources kepada Gayus Tambunan selaku pegawai negeri Ditjen Pajak terkait masalah keberatan pajak," ujar JPU Asep N Mulyana.

Hal ini disampaikan Asep dalam persidangan di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Senin (19/7/2010).

Atas pernyataan Arafat itu, Imam memberitahu kakaknya, Alif Kuncoro. Alif pun menemui Arafat di kawasan SCBD. Dalam pertemuan itu, Alif meminta agar Imam tidak dijadikan tersangka.

"Untuk itu dilakukan perubahan Berita Acara Pemeriksaan. Termasuk identitas Imam Cahyo Maliki yang semula sebagai konsultan pajak dirubah menjadi auditor perusahaan dan even organizer. Tujuannya untuk menyamarkan aliran dana dari Imam Cahyo Maliki pada Gayus Tambunan," tambah Asep.

Selanjutnya, mereka pergi ke show room PT Mabua Motor Indonesia di SCBD untuk melakukan print-out BAP Imam Cahyo Maliki. Namun saat di showroom, Arafat menaiki motor harley, kemudian Alif pun menawari Arafat.

"Mau yang itu? Dan dijawab oleh terdakwa Ya, kalau ditawari mau. Saat itu, Alif pun meminta agar Imam Cahyo Maliki tidak dijadikan tersangka," terang Asep.
(rdf/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads