"Kita sudah sebar 54 satgas perempuan di semua koridor. Fokus kita mereka ditempatkan di halte transit dan halte yang ramai," ujar Kepala Manajer Operasional TransJakarta, Gunardjo, saat dihubungi detikcom, Senin (19/7/2010).
Menurut Gunardjo, satgas perempuan tersebut diambil dari petugas TransJ yang diberi kewenangan untuk memberikan bantuan kepada perempuan yang menjadi korban pelecehan.
"Kita tidak merekrut pegawai baru, tapi petugas wanita kita beri pengarahan agar bisa membantu penumpang yang menjadi korban pelecehan," terangnya.
BLU berharap dengan adanya satgas perempuan tersebut, korban pelecehan seksual di busway menjadi berani mengungkapkan kejadian yang menimpanya.
"Kalau dengan sesama perempuan pasti lebih berani cerita dan tidak risih atau sungkan. Satgas juga akan mendampingi korban saat di kantor polisi," tutupnya.
(her/lrn)











































