"Keterangan itu bohong. Tidak benar guru mengusir muridnya," ujar Sumartan saat dihubungi detikcom, Senin (19/7/2010).
Menurutnya, pihak sekolah sudah bertemu dengan orang tua Rahma Nabila (7) untuk melakukan klarifikasi terkait pemberitaan ini. Dalam pertemuan terungkap kalau
Ibu Rahma telah berbohong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sukirman ayah Rahma juga mengaku sudah menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Dia juga sudah menegur istrinya yang memberi keterangan tidak benar. "Secara kekeluargaan saya, istri, kepsek sudah buat surat pernyataan, selesaikan masalah ini secara kekeluargaan," tutupnya.
Sebelumnya Sukirman ayah, Rahma Nabila (7) mengungkapkan kalau anaknya dilarang mengikuti kegiatan belajar mengajar pada Kamis 15 Juli lalu karena tidak memiliki LKS.
(did/fay)











































