Jakarta -
Presiden Filipina Benigno 'Noynoy' Aquino tak menggunakan voorijder bersirene dan turut terjebak macet dengan publik. Hal ini berbeda dengan Presiden Obama yang mendapatkan pengawalan luar biasa ketat. Dan Ruhut Sitompul tak ingin Presiden SBY disamakan dengan Aquino.
"Anehya lagi kenapa (pengawalan SBY) disamakan sama Presiden Filipina yang baru saja terpilih seperti Beniqno Aquino? Kenapa nggak disamakan dengan Presiden Obama yang menggunakan pengawalan lebih ketat," ujar jubir Partai Demokrat ini dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (19/7/2010).
Aquino dilantik sebagai presiden akhir Juni lalu. Saat berpidato, dia berjanji tidak akan menggunakan sirene, lambang arogansi bagi rakyat Filipina, meskipun dia berhak mendapatkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aquino menetapi janjinya. Dia ke mana-mana dikawal tapi tidak mendapatkan penutupan jalan saat lewat. Artinya, dia turut bermacet ria bersama masyarakat. Dampaknya, Aquino sering telat menghadiri acara. Namun solusinya, Aquino akan berangkat lebih pagi/lebih awal.
(lia/nrl)