"Kalau ada yang belum menyerahkan juga, akan kita beri sanksi sesuai dengan AD/ART kita salah satunya yaitu peringatan keras," ujar Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi saat berbincang dengan detikcom, Senin (19/7/2010).
Viva mengatakan, tidak ada faktor lain selain kesalahan teknis dalam administrasi yang membuat para politisi Senayan dari PAN belum melaksanakan tugas-tugasnya. Maka itu ketika semua telah selesai, PAN dengan segera akan menyerahkan laporan itu secera kolektif paling lambat Jumat 23 Juli 2010 ke KPK.
"Semua sudah clear, paling lambat hari Jumat pekan ini akan kita serahkan secara kolektif," kata dia.
Terkait pelaporan harta kekayaan para para politisi partai berlambang matahari itu, Sekjen PAN Taufik Kurniawan juga menegaskan, bahwa pekan ini semua bisa diserahkan secara langsung ke KPK.
"Insya Allah, minggu ini juga kita sudah serahkan ke KPK, karea beberapa hari ini kita masih menunggu teman-teman yang masih mengumpulkan data," jelas Taufik.
Sebelum nantinya laporan itu diserahkan, PAN menurut Taufik akan kembali mengundang KPK untuk memeriksa apakah, laporan yang akan mereka sampaikan tersebut telah sesuai prosedur. "Nanti sebelum kita serahkan secara kolektif kita akan mengundang kembali KPK, untk melihat apakah ada yang masih kurang, biar nanti nggak bolak-balik," tutup salah satu pimpinan DPR ini.
Sebelumnya dari data KPK, politisi PAN berada di urutan terbawah dari 9 fraksi di DPR yang belum melaporkan harta kekayaan mereka. Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa pun merasa kecewa atas kelalaian yang dilakukan para anak buahnya itu.
(lia/nwk)











































