"Banyak perencanaan yang dibuat pada masa Sutiyoso dulu yang belum terselesaikan, dan sekarang Foke sedang melanjutkan itu. Maka itu saya meminta masyarakat, untuk melihat itu tidak hanya kelalaian Foke dalam menjalankan program-programnya," kata Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan, saat berbincang dengan detikcom, Senin (19/7/2010).
Azas mengatakan, sejauh ini dia cukup yakin Foke masih bisa diberi kepercayaan untuk melaksanakan program-programnya. Jikapun memang ada sebagian program yang belum berjalan merata, dia meminta masyarakat bersabar.
"Anggota Dewan itu melihat gagalnya dari sisi kebijakan yang mana? Apa indikatornya? By design atau by process? Saya lihat upaya peningkatan terkait pelayanan umum seperti TransJakarta yang dilakukan Foke terus dilakukan," ujar Azas.
Terkait pembukaan beberapa koridor busway, dan akses monorel yang saat ini terus dipertanyakan masyarakat, Azhar menjamin itu akan segera dituntaskan oleh Foke. "Untuk koridor 8 dan 9 ditargetkan November ini, dan soal monorel itu itulah program Sutiyoso yang dipaksakan pada masa itu dan sekarang juga sedang terus dilakukan pembenahan," jelas dia.
Kepada anggota DPR, dia menyarankan jangan cuma bisa berkomentar kritis, tapi juga harus bisa memberikan solusi. Karena dia yakin, saat ini harapan dari pembenahan ibukota Jakarta masih dapat dilaksanakan oleh gubernur berkumis itu.
"Harusnya DPR itu mendukung dan membantu utnuk memecahkan masalah yang ada. Jangan asal mengkritik tanpa memberikan solusi," tutup dia.
(lia/fay)











































