Sidang Arafat dijadwalkan digelar di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Senin (19/7/2010) sekitar pukul 10.00 WIB.
Anggota Laskar Merah Putih berkerumun di depan ruang Oemar Senoadjie. Mereka mengenakan seragam bercorak loreng berwarna hijau, cokelat, merah, dan putih serta topi baret warna merah. Mereka juga masih menggulung spanduk warna putih, entah apa tulisan spanduk rahasia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan seorang anak buahnya membenarkan kedatangan mereka untuk mendukung Arafat. "Iya (dukung Arafat), kita ikut Pak Eddy saja," ujar seorang anggota laskar. Laskar Merah Putih bulan lalu sempat membubarkan sidang janda pahlawan di PN Jaktim. Dia juga pernah mengawal Manohara ketika perempuan muda itu baru tiba di Jakarta.
Sidang yang akan dipimpin ketua majelis hakim Haswandi dan jaksa penuntut umum Asep M Mulyana belum dimulai hingga pukul 10.15 WIB.
Arafat belum tiba di PN Jaksel.
Arafat adalah perwira polisi berpangkat Kompol yang pernah menjadi penyidik kasus Gayus Tambunan pada 2009 lalu. Arafat diduga menerima sejumlah iming-iming, termasuk motor Harley seharga Rp 400-an juta, untuk meringankan dan membebaskan Gayus. Sidang kode etik telah merekomendasikan Arafat untuk dipecat dari institusinya.
Kejaksaan telah melimpahkan berkas Kompol Arafat Enanie ke PN Jaksel pada 1 Juli lalu. Arafat dijerat pasal 5 ayat 2 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 65 ke-1 KUHP dan atau pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 65 ke-1 KUHP. (aan/nrl)











































