"PAN sangat menyambut baik sikap PKB untuk bersama dalam satu pemikiran (konfederasi) serta berjuang untuk meningkatkan kualitas pemilu agar tidak terbuangnya suara dengan sia-sia," ujar ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi, saat berbincang dengan detikcom, Senin (19/7/2010).
PAN, lanjut Viva, juga tidak menutup kemungkinan jika sewaktu-waktu akan berkonfederasi bersama PKB. Jadi, ketika ide konfederasi PAN ini dianggap sebagai alat kepentingan dan bentuk ketakutan PAN menghadapi Pemilu 2014 adalah salah besar.
"Kata Pak Hatta (Ketum PAN Hatta Rajasa), konfederasi ini tak lain untuk meningkatkan kualitas pemilu, jadi kalau dianggap konfederasi ini untuk kepentingan PAN semata tidak tepat. Kalau ini karena ketakutan, kita justru nggak takut, karena pada pemilu tahun 2009 saja, kita berhasil mendapatkan 8,2 persen," kata dia.
Ide konfederasi ini, menurutnya, dijamin tidak akan mengganggu ideologi dari partai-partai yang tergabung nantinya. Karena dia yakin partai yang berada dalam payung konfederasi tersebut adalah partai-partai yang ingin berjuang bersama, jika pemberlakuan Parlementery Threshold (PT) 5 persen berlaku, tidak banyak suara sah yang hilang.
"Kita tidak akan mengacaukan dan menghilangkan ideologi masing-masing partai, di sini kita berjuang bersama agar kejadian seperti Pemilu 2009 di mana ada 32 persen suara (terbuang) tidak terulang lagi," jelas anggota DPR, Komisi IV ini.
Dia menambahkan, dengan menyusulnya PKB untuk melakukan konfederasi juga, tidak lantas ada hubungannya dengan Setgab yang dibentuk Presiden SBY. Bahkan dia menegaskan, ide itu tidak bertentangan dengan Pasal 22 e ayat 3 UUD 1945 tentang Pemilu.
"Ini tidak ada kaitannya dengan Setgab. Ini salah satu ide untuk dimasukkan dalam pembahansan revisi UU tentang Pemilu. Dan ini tidak bertentangan dengan Pasal 22 e ayat 3 UUD 1945," tutup dia.
Sebelumnya usai pelucuran buku 'Melanjutkan Pemikiran dan Perjuangan Gus Dur', Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa PKB sangat mendukung konfederasi partai-partai.
PKB lanjut dia, saat ini juga sedang menyiapkan partai-partai yang akan ikut berkonfederasi dengan PKB. "Kita sedang menyiapkan partai-partai mana saja yang akan berkonfederasi dengan PKB," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin ini.
(lia/nwk)











































