Senayan Overload Mal, Taman Ria Disarankan Jadi Kawasan Hijau

Senayan Overload Mal, Taman Ria Disarankan Jadi Kawasan Hijau

- detikNews
Senin, 19 Jul 2010 09:24 WIB
Jakarta - Desakan DPR agar pemerintah tidak mengizinkan kawasan Taman Ria Senayan menjadi mal didukung DPRD DKI Jakarta. Sebab kawasan Senayan sudah terlalu banyak mal.

"Kalau saya sebenarnya menyayangkan kawasan Senayan buat mal lagi. Itu kawasan resapan dan kawasan terbuka hijau. Sebaiknya dipakai untuk ruang terbuka hijau atau untuk lahan interaksi warga saja," kata Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana, saat dihubungi detikcom, Senin (19/7/2010).

Politisi asal PKS ini menjelaskan, untuk kawasan Senayan saja tercatat sudah ada sekitar 5 mal yaitu Plaza Senayan, Senayan City, Senayan Trade Center, Ratu Plaza, dan Mal FX.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mal sudah overload, jadi walaupun mal ikut serta dalam serta pertumbuhan di Jakarta, sebaiknya jangan dipaksakan," imbuhnya.

Apa ini artinya pembangun mal akan distop di Jakarta? "Itu butuh kajian, namun kita meminta sebaiknya diperbanyak kawasan ruang terbuka hijau," jawab Triwisaksana.

Tanah Taman Ria Senayan milik pemerintah disewakan pada Grup Lippo selama 30 tahun. Kawasan itu akan dibangun kawasan terintegrasi, termasuk mal. Ketua DPR Marzuki Alie pun mengaku keberatan karena status tanah itu yang milik negara. Selain itu DPR ingin kawasan Senayan menjadi kawasan MPR, DPR, dan DPD yang ramah lingkungan dan terhindar dari kemacetan.
(ndr/nrl)


Berita Terkait