Sehari setelah dideportasi, perempuan 28 tahun itu itu menulis dalam halaman Facebooknya, mengutip sastrawan Inggris Charles Dickens,"It was the best of times, it was the worst of times". Tulisan itu diambil dari karya sastra populer Dickens berjudul "A Tale of Two Cities."
Beberapa hari kemudian, Anna mengutip kata-kata mutiara Eleanor Roosevelt, Ibu Negara AS periode 1933 to 1945, yang tertulis dalam bukunya. "You gain strength, courage and confidence by every experience in which you really stop to look fear in the face. You are able to say to yourself, ‘I have lived through this horror. I can take the next thing that comes along."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Wall-nya, Anna banyak mendapatkan pesan dari pendukungnya. Terbaru berasal dari situs pemonitor isu berita di internet. Di situ tertulis dalam bahasa Rusia 'Tidak mengherankan, jika dalam film James Bond berikutnya, kita akan lihat pacarnya adalah Anna Chapman. Siapa lagi yang lebih pantas?'
Kemunculan perempuan yang pernah memegang dua kewarganegaraan, Rusia dan Inggris, itu bertepatan dengan rilis film terbaru Angelina Jolie 'Salt'. Di film itu, Jolie berperan sebagai agen CIA yang dituduh menjadi agen ganda Rusia. Beredar spekulasi, saat premier di Rusia akhir bulan nanti, Anna juga akan diundang oleh promotor film setempat. Tapi menujukan surat undangan itu bukan perkara mudah karena posisi Anna yang di bawah kekuasaan SVR.
(nrl/Rez)











































