"Ini banjir terburuk selama saya menjalankan bisnis ini. 3 Kulkas saya rusak. 40 Kantong tepung basah dan 1.000 butir telur rusak," ujar Ikbal Mohamed Ali, seorang pemilik gerai makanan di Thomson Road seperti ditulis The Straits Time, Sabtu (17/7/2010).
Di Gedung Cluny Court, dekat Bukit Timah, yang memiliki basement dua lantai, seluruhnya terendam. Beruntung hanya ada 1 mobil yang terparkir di sana.
Menurut Johann Soh (33), banjir ini lebih buruk dari banjir yang melanda Singapura 16 Juni lalu. "Sebelumnya banjir hanya merendam daerah yang lebih rendah," ujar Soh.
Perlu 10 pompa dan waktu seharian untuk membersihkan area parkir ini dari air jelas Petrus Teo, koordinator dari Jasa Bangunan E-tech.
Demikian pula di kawasan Bukit Timah lainnya, Kondominium Gentle Reflections and Tessarina juga dilaporkan terendam. (rdf/rdf)











































