"Kelihatannya oknum Satpol PP. Tapi atasannya sudah datang. Komandan regunya sudah datang," kata Kanit Reskrim Polsek Gambir AKP Mustaqim kepada detikcom, Sabtu (17/7/2010).
Mustaqim mengatakan, peristiwanya terjadi pada pukul 02.30 WIB. Ada sepasang muda mudi yang sedang berpacaran di Silang Monas, Jakarta Pusat. Tiba-tiba kedua oknum Satpol PP tersebut mendatangi kedua ABG itu. ABG tersebut awalnya dimintai identitas. Namun karena masih berusia 15 dan 16 tahun, keduanya mengaku hanya mempunya surat jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih tak mau juga, lanjut Mustaqim, kedua ABG pun diperas. Kedua Satpol PP itu meminta sejumlah uang. ABG cewek tersebut ditarik oleh seorang Satpol PP tersebut ke dekat Tugu Monas.
"Yang laki-laki diperas uangnya. Yang perempuan, di situlah oknum itu minta dikaraoke sampai keluar (sperma-red)," jelasnya.
Setelah cairan pria berusia 37 tahun tersebut keluar, gadis ABG tersebut menangis. ABG yang dinilai cukup cantik itu oleh oknum Satpol PP, kemudian meminta pertolongan kepada salah satu tukang ojek sekitar lokasi. Tukang ojek kemudian membawa gadis tersebut ke Polsek Gambir.
"Kemudian kita ke lapangan. Keduanya masih ada terus kita tangkap pukul 04.00 WIB," ungkapnya.
Kedua Satpol PP tersebut bernama Suharyanto yang melakukan pelecehan seksual. Sedangkan satunya lagi bernama Cipto Aryanto (26) yang memeras. Suharyanto dikenakan dua pasal yakni pasal pemerasan dan pelecehan seksual. Sedangkan Cipto dikenakan pasal pemerasan saja. (gus/gah)











































