Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum

Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum

- detikNews
Jumat, 16 Jul 2010 18:32 WIB
Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum
Jakarta - Seolah sudah menjadi tren, setiap orang yang merasa dirugikan oleh proses hukum kebanyakan saat ini langsung melapor ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Tapi hal ini tidak berlaku bagi Yusril Ihza Mahendra yang terjerat kasus dugaan korupsi Sisminbakum.

"Buat apa saya minta ke Satgas, itu bikin pusing. Satgas penegakan hukum orangnya ngomong doang, buat apa saya ladeni," kata Yusril saat diskusi Dialektika Demokrasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/7/2010).

Seperti diberitakan, 16 Juli kemarin, Yusril juga menolak 'diperhadapkan' dengan Sekretaris Satgas Denny Indrayana dalam diskusi yang digelar Metro TV. Untuk menghadapi Denny, Yusril mengatakan cukup mengutus rekannya Ali Mochtar Ngabalin.

"Untuk Denny nggak perlu guru besar, tapi sorban besar saja," kata profesor hukum tata negara tentang rekannya politikus PBB yang kerap menggunakan sorban itu.

Yusril melanjutkan, keberadaan Satgas sekarang tak ubahnya Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang dipimpin Jampidsus saat itu Hendarman Supandji.

"Dulu juga Timtas Tipikor hanya ada dua kasus, (kasus) Hilton kalah di pengadilan, lenyap tanah negara. Kedua, pengadaan AC di Era Megawati," kisah Yusril.

Yusril menegaskan, ia hanya menjadi korban dari kasus Siminbakum, yang menurutnya adalah pertarungan Siti Hardijanti Rukmana dan Harry Tanoesoedibjo terkait sengketa saham TPI.

"Ini sih masalah TPI aja sebenarnya. Jadi masalah Harry Tanoe dan Tutut aja," kata Yusril.

(lrn/anw)


Berita Terkait