"Hasil penyelidikan sementara di lapangan, penyebabnya adalah tabung gas freon. Namun kami belum bisa memastikan apakah itu murni kecelakaan atau bukan," kata Kapolsek Gamping Sleman, AKP Suwarto, kepada wartawan di TKP di Bengkel Siswantoro dl Jalan Godean Km 5, Patran, Nogotirto, Gamping, Sleman, Jumat (16/7/2010).
Menurut dia, beberapa barang bukti seperti tabung gas, korek api dan alat bengkel sudah diamankan. Akibat ledakan keras itu berbagai peralatan di bengkel dan kaca pintu dan jendela di dekatnya rusak/pecah berhamburan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat meledak, baik Siswanto dan Hendri sempat terpental sejauh 5 meter serta mengalami luka bakar," katanya.
Siswanto sempat ditolong karyawan bengkel dan warga sekitar untuk dibawa ke RS Panti Rapih. Namun karena kondisi luka parah korban tidak tertolong jiwanya. Dua korban lain yakni Sukamto (18) siswa SMK Purworejo yang sedang mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di bengkel tersebut juga dilarikan ke RS Panti Rapih. Sedangkan Hendri dirawat di RS Ludira Husada.
"Semua kerusakan sudah kami data tapi belum bisa dipastikan berapa kerugiannya termasuk sebuah sepeda motor yang ikut terbakar. Keluarga Siswato, Sukamto maupun tempat Hendri bekerja sudah dihubungi mengenai peristiwa ini," kata Suwarto.
(djo/djo)











































