"Dicurigai karena dia sudah berangkat ke Hotel Kaisar, terus balik lagi, kok bisa. Tapi setelah datang minta diperiksa dan lihat bukti mobilnya, ya sudah aman," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Nurdi Satriaji kepada detikcom, Jumat (16/7/2010).
Nurdi mengatakan, polisi sudah memeriksa Toriq dan mobil Avanza miliknya. Di mobil tersebut memang ada bekas penyok hasil tabrakan. Polisi sudah mendatangi kantor Toriq untuk mengecek identitas Toriq.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nurdi, keterangan dari Tama yang berbeda dengan Toriq soal tabrakan di TKP bisa saja terjadi. Tama kemungkinan juga tidak mendengar ada tabrakan karena saat itu sedang dikeroyok pelaku.
"Tama bisa juga nggak ngelihat karena dia kan lagi digebukin. Dia nabrak motor pelaku," ungkapnya. Nurdi kasihan pada isu bahwa Toriq memiliki 'senjata' dan bermaksud ke Dubai karena kasus itu. "Itu isu ke Dubai dan senjata kasihan. Orangtuanya stres dengarnya," duganya.
Polisi juga sempat mencurigai Khadafi, teman yang dibonceng Tama. Namun bisa saja dengan peristiwa yang begitu cepat, Khadafi juga tidak mendengar atau melihat tabrakan tersebut terjadi.
"Ya ada (kecurigaan kepada Khadafi). Tapi melihat situasinya berjalan cepat begitu, mungkin bisa saja nggak melihat," ujar Nurdi.
Seluruh saksi yang terkait kasus Tama ini sudah diperiksa polisi. Polisi tengah mendalami penyelidikan dan mengejar pelaku pengeroyokan tersebut.
"Semua kemungkinan kita dalami terus. Pemeriksaan intensif dan setiap malam kita selidiki dan ke TKP," tegas Nurdi.
(gus/nrl)










































