"Kami memang mendatangi Kejagung meminta penjelasan, kenapa Hartono Tanoe diberi hak istimewa. Tapi kita tidak menyinggung Pak Yusril," kata Bambang saat dihubungi detikcom, Jumat (16/7/2010).
Dia menjelaskan, kedatangan ke Kejagung ini terkait kedatangan salah satu tersangka Yohanes Woworuntu ke DPR. Setelah mendapat penjelasan, Bambang menilai Kejagung pilih-pilih tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menegaskan kedatangannya itu bukan intervensi, tetapi bagian dari koreksi yang dilakukan Komisi III DPR. "Ini bagian dari pengawasan, rumornya kan ada tersangka yang dekat dengan Istana," imbuhnya.
Apakah kedatangan ke Kejagung itu hal yang lumrah, apalagi terkait suatu kasus? "Itu kunjungan on the spot, malah harus sering dilakukan DPR, agar para mitra lebih efektif," jawabnya.
Yusril menuding Bambang Soesatyo Cs sebagai orang yang mengintervensi Kejagung dalam kasus Sisminbakum yang mendudukkannya sebagai tersangka. "Saya tahu dari adiknya Hendarman (Jaksa Agung), Bambang Tri, kalau ada 5-6 anggota DPR yakni Bambang Soesatyo, Desmon J Mahesa, Ahmad Yani, mendatangi Kejagung," kata Yusril.
(ndr/nrl)











































