"Mengapa mereka (Golkar) ngotot minta reshuffle. Janganlah memaksakan sesuatu yang bukan domain kita, jangan sampai ada keinginan parpol untuk menambah atau menggantikan menterinya," ujar Max kepada detikcom, Jumat (16/7/2010).
Hal ini disampaikan Max menanggapi dorongan Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso yang menilai hasil evaluasi UKP4 layak digunakan sebagai pertimbangan Presiden SBY untuk mereshuffle kabinet. Max juga terusik dengan pernyataan politisi Golkar Agun Gunanjar Sudarsa yang menyatakan bahwa banyak politisi Golkar berminat menjadi menteri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak bisa menteri bekerja selama lima tahun tanpa evaluasi. Tapi jangan diposisikan mereka masa kerjanya bisa dipaksakan dipercepat diberhentikan karena itu hak prerogatif Presiden," terang Max.
Max meminta kepada parpol yang ingin menyampaikan hasil penilaiannya terhadap kinerja menteri langsung menyampaikan kepada Presiden. Dengan demikian tidak ada hubungan kurang nyaman di sesama anggota koalisi.
"Nanti bisa disampaikan, namun keputusan akhir tentu di tangan Presiden," tutupnya.
(van/ape)











































