segera mengakhiri program rehabilitasi dan kontruksi di wilayah itu. Namun,
ribuan rumah warga yang mengalami rusak justru belum menerima bantuan
pembangunan rumah kembali.
Rumah yang rusak ini seperti dari pantauan detikcom, Kamis (15/7/20100, tersebar di sejumlah Dusun, Desa dan Kecamatan di Kotamadya Pariaman, Sumatera Barat. Kebanyakan warga, justru membangun kembali rumahnya yang rusak dengan dana swadaya seadanya.
Tak hanya itu, warga terpaksa memunguti bahan baku untuk membangun rumah dari sisa-sisa reruntuhan bangunan yang tak jauh dari rumahnya atau di bantu
sanak-saudaranya. Sebagian besar warga mengaku, untuk rehabilitasi rumah memang belum ada dari LSM dan pemerintah daerah setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya memang kita belum ada dananya. Dana APBD kita ini cuma Rp 350 miliar,
sementara nilai kerugian itu jumlahnya sangat besar Rp 1,1 triliun," kata Sekda Pemkot Pariaman, Armen yang ditemui wartawan di sela-sela latihan gladi anak sekolah Kader Siaga Gempa oleh Plan Internasional di Desa Tungkal Selatan Kecamatan Pariaman Utara, Pariaman, Kamis (15/7/2010).
Menurut Armen, di kotanya terdapat sekitar 13.000 rumah yang rusak, baik berat, sedang maupun ringan. Armen mengharapkan pemerintah pusat segera menurunkan bantuan bagi masyarakat untuk membangun rumah mereka kembali.
(zal/ape)











































