"Pernyataan Yusril bahwa saya menolak berdebat dengan Ali Muchtar Ngabalin adalah berita yang tidak benar," kata Denny kepada detikcom, Kamis (15/7/2010).
Denny menceritakan kronologis kejadian sebelum debat berlangsung. Menurutnya, dia ditelepon MetroTV untuk hadir berdebat dengan Yusril Ihza Mahendra tentang legalitas Jaksa Agung.
"Saya sampaikan, setahu saya Yusril tidak mau debat dengan saya, sebagaimana pernah terjadi di TVOne. Saya tidak tahu kalau menggantikan Sudi Silalahi," ungkap Denny.
Saat Yusril datang di MetroTV tadi pagi, menurut Denny, Yusril langsung di make up. Tak lama setelah itu Yusril melihat Denny yang sudah tampil di TV.
"Tidak ada informasi bahwa dia akan digantikan Ali Muhtar Ngabalin, jadi tanpa info itu. Bagaimana mungkin saya bisa menolak debat dengan Ngabalin?" tanya ahli hukum tata negara ini.
Logikanya, imbuh Denny, talkshow MetroTV cuma berlangsung 30 menit saja. Jadi tidak mungkin Ngabalin bisa tiba ke MetroTV dengan durasi waktu yang sesingkat itu.
"Saya harap kita semua berkata jujurlah. Tidak menyebarkan berita berbohong. Karena satu kebohongan akan beranak pinak. Satu kebohongan akan memerlukan kebohongan lanjutan untuk menutupinya," tutup Denny.
(anw/anw)











































