"Saya tidak main judi dan taruhan bola. Itu jauh sekali. Hubungan dengan pacar pun baik-baik saja, enggak ada ribut-ribut," kata Tama saat dihubungi detikcom, Kamis (15/7/2010).
Tama menegaskan, dia memiliki keyakinan penyerangan yang menimpanya terkait kasus yang kebetulan dia ungkapkan, antara lain kasus rekening jenderal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tama untuk sementara tinggal di kantor ICW di Kalibata, Jaksel. Rasa khawatir adanya gangguan dari orang tak dikenal sudah mulai sirna. Ada teman-teman yang tiap malam bersamanya.
"Tidak ada lagi telepon dan teror SMS ke HP saya. Mobil yang suka nongkrongin kantor ICW juga sudah tidak ada. Apalagi petugas kepolisian sekarang suka muter buat patroli," ujar pemuda ini.
(ndr/nrl)











































