"Ketika kami diundang di TVOne pun Yusril tidak mau berdebat satu segmen dengan saya," kata Denny dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (15/7/2010).
Padahal, Denny siap berdebat dengan siapa pun, dan lebih menyoal argumentasi masing-masing. Bukan menyoal siapa yang menjadi lawan debat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Denny memahami jurus-jurus hukum yang dilakukan Yusril adalah satu paket pembelaannya terkait statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum).
Upaya Yusril menyoal legalitas Jaksa Agung, mengadukan Hendarman Supandji ke polisi, mengajukan UU Kejaksaan ke Mahkamah Konstitusi, dan rencana meminta perlindungan ke LPSK, semuanya adalah upaya Yusril untuk membela diri.
"Oleh karena itu, saya berpikir, sebaiknya kita fokus untuk menyelesaikan masalah intinya, yaitu dugaan korupsi Sisminbakum. Dan tidak justru untuk memperdebatkan jurus-jurus pembelaan oleh Yusril," harap Denny.
Masalah administrasi, menurut Denny memang penting. Tapi jangan karena administrasi, masalah intinya yaitu kasus korupsi terabaikan.
(anw/nwk)











































