"Penebaangan hutan yang bernilai tinggi masih terus dilakukan untuk kelapa sawit. Penebangan itu masih berlangsung hingga kini dan mengancam populasi orang utan," kata salah satu aktivis lingkungan, Muhammad Ali Daut saat melakukan aksi damai di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (15/7/2010).
Selain perlindungan hutan, pemerintah dianggap masih terlalu toleran bagi pelanggar undang-undang lingkungan. Daut, aktivis dari Centre for Orangutan Protection (COP) tersebut mencontohkan para pemburu ataupun pedagang orangutan masih bebas berkeliaran tanpa takut-takut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, 2 pendemo berpakaian a la 'orangutan'. Keduanya mengibarkan bendera merah putih dengan membawa spanduk bertuliskan 'Save Our National Treassure' (Lindungi Kekayaan Nasional Kita). Aksi yang diikuti belasan aktivis tersebut berjalan tertib hingga bubar usai berdemo sekitar 45 menit.
(Ari/nwk)










































