DPR Didesak Bentuk Tim Ungkap Dugaan PT Freeport Tambang Uranium

DPR Didesak Bentuk Tim Ungkap Dugaan PT Freeport Tambang Uranium

- detikNews
Kamis, 15 Jul 2010 13:54 WIB
DPR Didesak Bentuk Tim Ungkap Dugaan PT Freeport Tambang Uranium
Jakarta - Isu PT Freeport melakukan penambangan uranium di Papua membuat DPR guncang. Anggota Komisi VII (pertambangan) Totok Daryanto mendesak DPR segera membuat tim investigasi dan mengirimkan tim itu ke PT Freeport dalam waktu dekat.

"Ini kabar yang harus ditindaklanjuti. Saya kira DPR atau Komisi VII harus segera membuat tim inverstigasi dengan melibatkan ahli dari pertambangan untuk menindaklanjuti pemberitaan dan laporan itu," kata Totok kepada detikcom, Kamis (15/7/2010).

Politisi PAN ini meminta pemerintah menjadikan momentum ini sebagai upaya merevisi ulang kontrak karya dan kerjasama antara pemerintah dengan PT Freeport. Sebab, selama ini kesepakatan antara pemerintah dengan PT Freeport banyak yang tertutup dan cenderung merugikan pihak Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini harus dijadikan momentum oleh pemerintah untuk melakukan evaluasi dan kritisi kontrak karya dengan PT Freeport. Selama ini kita banyak dirugikan dalam kontrak kerja dengan Freeport," tegasnya.

Komisi VII DPR, lanjut Totok, akan segera menindaklanjuti laporan dan pemberitaan dari beberapa media soal penggalian uranium oleh PT Freeport di Papua. Hal ini sangat penting agar masyarakat segera menemukan kepastian apa yang terjadi sehingga tidak menimbulkan keraguan lagi.

"Saya kira temen-teman Komisi VII akan segera menindaklanjuti. Karena selama ini memang mendengar sesuatu yang kurang transparan dari PT Freeport. Hanya saja kita tidak memiliki bukti karena tertutupnya perusahaan ini," tegasnya.

Sebelumnya beberapa media memberitakan protes dari beberapa anggota DPRD Papua soal dugaan penggalian bahan baku uranium secara diam-diam yang dilakukan oleh PT Freeport. (yid/fay)


Berita Terkait