"Kami tidak berpikir bahwa Anda harus mengatur apa yang orang-orang kenakan atau tidak terkait dengan kepercayaan agama mereka," ujar jubir Deplu AS Philip Crowley sebagaimana dilansir AFP, Kamis (15/7/2010).
"Di sini di AS, kami mengambil langkah berbeda untuk menyeimbangkan keamanan dan untuk menghormati kebebasan beragama dan simbol-simbolnya sejalan dengan kebebasan beragama," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itikad Presiden Prancis Nicolas Sarkozy melarang hijab dan burka mendapat cukup dukungan politik meskipun kritik muncul dari badan HAM Prancis dan Eropa.
(nrl/gah)











































