YLKI: Tak Ada Unsur Edukasi, Sah Saja Infotainment Disensor

YLKI: Tak Ada Unsur Edukasi, Sah Saja Infotainment Disensor

- detikNews
Kamis, 15 Jul 2010 08:32 WIB
Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendukung rencana KPI dan DPR untuk melakukan sensor terhadap infotainment yang tidak mempunyai unsur edukasi dalam penyiarannya.

"Pada kenyataanya isinya bukan unsur pendidikan dan TV mempengaruhi penonton baik itu gaya hidup, saya pikir jika yang dominan yang tidak ada unsur edukasi sah-sah saja disensor," ujar Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Huzna Gustiana Zahir kepada detikcom, Kamis (15/7/2010).

Menurut Huzna, pertanyaan yang harus diajukan awal adalah apa manfaat menonton infotainment? Bagi Huzna, jika menonton hanya untuk mengetahui aib seseorang, maka program tersebut tidak mempunyai isi berita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya ini pembodohan bagi pemirsa yang juga sebagai konsumen, dan jadi sisi value-nya tidak ada bagi pemirsa," katanya.

Huzna menceritakan, cara mengejar dan mengorek berita yang dilakukan infotainment menjadi pembenaran bagi publik.

"Karena seorang publik figur, bukan berarti yang bersangkutan harus membuka semua yang bersifat privasi kepada semua orang," jelasnya.
(fiq/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads