Kejagung Harap Yusril & Hartono Penuhi Panggilan

Kasus Sisminbakum

Kejagung Harap Yusril & Hartono Penuhi Panggilan

- detikNews
Rabu, 14 Jul 2010 19:19 WIB
Kejagung Harap Yusril & Hartono Penuhi Panggilan
Jakarta - Tersangka kasus korupsi proyek Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibjo kembali dipanggil oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk dimintai keterangan pada Kamis (15/7) besok. Kejagung berharap keduanya bersedia hadir menjalani pemeriksaan.

"Kan sudah disepakati kalau dijadwalkan tanggal 15 (Juli) besok. Itu sudah kesepakatan dituangkan dalam berita acara. Kita tinggal tunggu saja besok pukul 09.00 WIB," ujar Kepala Pusat Penarangan Hukum (Kapuspenkum) Didiek Darmanto.

Hal itu disampaikan Didiek kepada wartawan di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Direktur Penyidikan Jampidsus, Arminsyah secara terpisah menyatakan pihaknya telah siap memeriksa Yusril dan Hartono. "Penyidik sudah siap sejak panggilan pertama, itu tanggal 1 Juli. Jadi tidak ada masalah untuk pemeriksaan besok, penyidik sudah siap," tuturnya.

Terkait Hartono Tanoe yang dikabarkan sudah berada di Jakarta, Arminsyah mengaku tidak ambil pusing. Arminsyah percaya dengan janji kuasa hukum Hartono untuk menghadirkan kliennya pada pemeriksaan besok.

"Kita tidak begitu penting masalah info tersebut (bahwa Hartono ada di Jakarta), karena pengacaranya Pak Hotman Paris berjanji sama kita akan menghadirkan Hartono besok," ujar dia.

Sedangkan terkait Yusril, Arminsyah menjelaskan pada panggilan tanggal 12 Juli kemarin, Yusril itu sudah diperiksa dan bersedia memberi keterangan. Namun, ada beberapa substansi materi yang tidak dijawab oleh mantan Menkum HAM itu.

"Mungkin kalau dia masih terus tidak mau jawab, ya akan merugikan diri sendiri dalam pembelaannya terhadap sangkaan yang dilakukan," kata Arminsyah.

Kemudian, saat ditanya apakah akan dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka besok, Arminsyah enggan menjawab. "Kita lihat besok," tutupnya.

(nvc/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads