Komisi III Akan Gelar Rapat Tertutup Dengan Kapolri

Rekening Gendut Jenderal

Komisi III Akan Gelar Rapat Tertutup Dengan Kapolri

- detikNews
Rabu, 14 Jul 2010 18:48 WIB
Jakarta - Komisi III DPR akan menggelar rapat tertutup dengan Kapolri terkait rekening gendut sejumlah perwira polisi. Pertemuan tersebut tidak tergantung hasil klarifikasi Kapolri kepada publik.

"Kita akan minta rapat tertutup. Kita kan awasi terus. Karena kita punya data-data juga soal itu. Nanti kita ingin panggil," kata anggota Komisi III Ahmad Yani kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (14/7/2010).

Menurut Yani, Komisi III telah mempunyai data-data rekening gendut tersebut sejak lama. Meski Kapolri menyatakan akhirnya tidak ada masalah, namun pihaknya tetap akan meminta klarifikasi kepada Kapolri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apakah nanti dikatakan clear atau tidak hari jumat nanti. Kita tetap akan menggelar rapat tertutup. Kita yakin ada hal yang mencurigakan (dari rekening itu)," jelasnya.

Yani menjelaskan, penuntasan kasus rekening gendut bisa menjadi momentum yang tepat bagi Polri untuk mereformasi diri. Jika tidak, maka kasus ini akan terus menjadi beban bagi kepemimpinan Polri ke depan.

"Harapannya tentu kasus ini bisa menjadikan awal untuk Polri mereformasi. Kita tidak ingin kasus ini menjadi masalah lain hari," tandasnya.

Rencananya Kapolri akan mengklarifikasi hasil penyelidikan terhadap 21 rekening perwira polisi yang mencurigakan. Rekening itu merupakan Laporan Hasil Analisa (LHA) Pusat Pelaporan dan Transaksi Keuangan (PPATK). Kasus terus bergulir saat beberapa jenderal dilaporkan ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dan KPK oleh sejumlah aktivis.

(ape/ndr)


Berita Terkait