"Mari bantu teman kita dengan lagu yang baik," begitulah tema lomba itu seperti dilansir AFP, Rabu (14/7/2010).
"Setiap skandal bisa berakhir menggembirakan, penuh optimisme, misalnya dengan sebuah lagu yang baik," kata editor koran Gorodskiye Vesti, Andrei Serenko, pada kantor berita Rusia, Interfax.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber keamanan di Rusia menyebutkan, Anna menempuh langkah yang salah saat dia menelepon ayahnya -- yang memiliki latar intelijen -- dengan panik usai dipanggil oleh agen FBI yang menyamar sebagai agen Rusia. Saat itu Anna mengkhawatirkan penyamarannya terkuak. Langkah inilah yang mendorong FBI menangkapnya pada 27 Juni lalu.
"Agen-agen tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi itu. Dia seharusnya tidak menghubungi ayahnya. Di Kedutaan Rusia di AS ada pejabat yang bisa ditanya," ujar sumber itu.
Â
Anna dan 9 agen saat ini diperiksa intensif oleh dinas intelijen luar negeri (SVR) di Moskow untuk menyelidiki bagaimana penyamaran mereka bisa terungkap. Pemeriksaan ini bisa berlangsung hingga beberapa minggu ke depan. Anna memiliki dua kewarganegaraan yaitu Rusia dan Inggris. Tapi Inggris baru saja mencabut kewarganegaraan janda Alex Chapman itu.
(nrl/fay)










































