"Jangan diam saja, jangan pasrah. Kalau tahu orangnya, pegang dan bawa ke polisi," kata kriminolog Adrianus Meliala saat dihubungi detikcom, Rabu (14/7/2010).
Sebenarnya, lanjut Adrianus, peristiwa pelecehan seperti ini sudah terjadi sejak lama. Namun, kebanyakan korban diam saja tidak melakukan perlawanan karena malu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, kalau perlu dibuat kampanye publik dengan memasang stiker di halte dan bus yang menganjurkan agar para wanita yang merasa dilecehkan langsung berteriak.
"Karena bagaimana pun situasi yang berhimpit-himpit di bus mengundang terjadinya sexual harrasment. Untuk itu diperlukan kesadaran publik," katanya.
(ndr/fay)










































