Seperti dilaporkan Reuters, Rabu (14/7/2010), seorang fotografer Reuters pada Selasa (13/7) melihat satu keluarga Palestina mengangkuti barang-barang mereka dari rumah di Beit Hanina, Yerusalem Timur.
Sebuah eksavator Israel lalu merubuhkan rumah mereka, tanpa memperdulikan kedukaan keluarga pemilik rumah. Pemkot Yerusalem berdalih rumah itu dibangun tanpa izin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ironisnya, penghancuran ini hanya seminggu setelah PM Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan Presiden AS Barack Obama. Netanyahu saat itu berjanji akan membuka dialog dengan Palestina terkait pemukiman di Yerusalem Timur dan masalah di Tepi Barat.
(fay/nrl)











































