"Rencana ke sana memang ada, tapi bukan pelaku pelecehan saja, copet yang kita tangkap juga akan kita publikasi," kata Asisten Manajer Pengendalian Bus TransJakarta Bano Yogaswara kepada detikcom, Rabu (14/7/2010).
Namun Bano mengaku belum mengetahui format yang akan digunakan untuk publikasi itu. "Kalau itu saya belum tahu apa mau ditempel di halte atau seperti apa, karena itu tugas bagian Humas," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam dua bulan ini, ada 3 kasus pelecehan seksual. Pertama, dialami Foni, seorang karyawati berkulit putih. Dia mempolisikan pencabulnya, Anton, namun polisi tak bisa memprosesnya karena kurang bukti dan saksi.
Pelecehan kedua menimpa Dian Novita. Namun dia kasihan pada pelakunya, seorang lelaki tua bernama Pitoyo, sehingga memaafkan.
Ketiga, menimpa mahasiswi berkerudung berinisial TS pada Selasa kemarin. Korban tidak terima dan mempolisikan Noor Adhim. Polisi menyebut status Noor adalah tersangka namun tidak ditahan.
(nal/nrl)










































