Toriq Memilih 'Bersembunyi' di Bogor

Aktivis ICW Diserang

Toriq Memilih 'Bersembunyi' di Bogor

- detikNews
Rabu, 14 Jul 2010 09:49 WIB
Jakarta - Toriq Dasa Maulana Arie Aprianto atau Toriq, salah satu saksi kasus penyerangan aktivis ICW Tama S Langkun, memilih menyepi. Dia merasa 'gerah' dengan sejumlah kabar yang menyudutkannya dalam kasus Tama.

"Saya sekarang di Leuwiliang, di Bogor. Tinggal di sini," kata Toriq saat dihubungi detikcom, Rabu (14/7/2010).

Toriq mengaku dia berniat membantu Tama dengan mencegah aksi penganiayaan yang terjadi pada 8 Juli menjelang subuh. Namun tudingan tidak sedap justru datang kepadanya. Kemunculannya menimbulkan skeptisme publik. Dia dituding sosok misterius, bagian dari sebuah "skenario".

Kasus ini juga berdampak pada pekerjaannya sebagai sopir perusahaan katering di Jl Duren Tiga, Jaksel. "Sekarang saya buka usaha sendiri," kata pemuda 25 tahun ini.

Toriq mengaku memilih tinggal di Bogor agar lebih tenang, bukan karena takut kepada para penyerang Tama.

"Saya juga capai, banyak yang minta wawancara. Saya tegaskan ini bukan karena takut kepada pelaku itu," tegas pria berambut cepak ini.

Toriq adalah pengemudi Avanza yang melihat penyerangan Tama di dekat RS Asri. Toriq mengaku menabrakkan kendaraannya ke penyerang Tama untuk mencegah pembunuhan pada aktivis ICW tersebut.

Namun banyak pihak mencurigai bahwa dia adalah aparat, karena penampilannya dan dia hapal istilah kepolisian. Toriq sudah membantah dia anggota polisi dan tentara, pihak kepolisian juga menegaskan kalau Toriq warga biasa.

(ndr/nrl)


Berita Terkait