"Ini menunjukkan Setgab (Sekretariat Gabungan-red) seperti rumah kardus yang diterpa angin. Sesama mitra saling sikut menyikut," kata pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (13/7/2010).
Seperti diketahui, berdasarkan hasil evaluasi tangah tahun Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), tiga kementerian mendapat rapor merah, yakni Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Kemkum HAM dipimpin oleh Patrialis Akbar (PAN), Kemkominfo dipimpin oleh Tifatul Sembiring (PKS), dan Kementerian PU dipimpin oleh Djoko Kirmanto (profesional).
Burhanuddin menilai, sikap Golkar yang begitu agresif mendorong reshuffle bukan semata-mata didasarkan pada penilaian kinerja, melainkan lebih dikarenakan tidak ada satu pun kader beringin yang mendapat rapor merah.
"Ya karena korbannya bukan dari Golkar sendiri," kata dia.
Di sisi lain, kata Burhanuddin, pemaparan evaluasi UKP4 yang menunjukkan rapor merah kementerian bisa dijadikan alat bagi Presiden SBY untuk mengukur reaksi publik, jika reshuffle benar-benar dilakukan dalam satu tahun kerja kabinet pada Oktober mendatang.
"Ini semacam alat test in the water bagi SBY," kata Burnahuddin.
(lrn/nrl)











































