"2 Hari setelah kejadian, dia bilang cuti 5 hari. Dia ketakutan," kata rekan Budi yang biasa disapa Buntut, saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Selasa (13/7/2010).
Buntut, kawan nongkrong Budi di warung makan, bertutur, sebenarnya yang membuat khawatir Budi yakni saat 2 reserse berseragam menjemput dia dari rumahnya di Srengseng, Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi sudah di-BAP petugas Polres Jaksel pada Sabtu 10 Juli di RS Asri. Dia mengetahui kronologi awal kejadian penganiayaan pada Tama, karena rumah yang dijaganya persis di seberang lokasi kejadian.
"Saat itu posisi dia ada di seberang. Nah, kemudian ada kabar kalau pengemudi Avanza disebut-sebut terlibat, dia semakin khawatir. Apalagi mereka berdua sempat mengobrol lama, menjaga motor Tama," tutupnya.
Belum diketahui kapan Budi akan kembali bertugas. Budi biasa berjaga dari sore hingga pagi.
(ndr/nrl)











































