"Ini memang pilihan hidupnya. Saya prihatin saja. Saya harap pihak kepolisian mengusut tuntas hingga terungkap," kata ayah Tama, Budi, saat mendampingi putranya yang hendak keluar dari RS Asri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (13/7/2010).
Budi mengatakan, secara medis, keluarga menyerahkan seluruh kesembuhan Tama kepada pihak rumah sakit. Sedangkan alasan Tama pulang dari rumah sakit langsung ke ICW dan bukan ke rumah karena semata-mata ada pekerjaan yang masih belum diselesaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi yang hadir di rumah sakit bersama istri, Sri, mempertanyakan mengapa di zaman reformasi sekarang ini masih ada saja yang berbuat dengan cara-cara di masa lampau.
"Saya berharap sampai di sini saja. Saya harap keluar dari rumah sakit, kondisinya baik," ujarnya. (gus/nrl)











































